Beranda Desain Aliran Seni POP ART, Tokoh-Tokoh dan Contoh Karyanya

Aliran Seni POP ART, Tokoh-Tokoh dan Contoh Karyanya

9 Sedikit Membaca
0
0
2,935
Aliran Seni POP ART, Tokoh-Tokoh dan Contoh Karyanya

Aliran Seni POP ART, Tokoh-Tokoh dan Contoh Karyanya – Dari zaman dahulu sampai sekarang ini semakin banyak aliran seni di dalam dan diluar negeri, kali ini saya akan membagikan salah satu aliran seni POP ART yang dapat anda baca dibawah ini.

Aliran Seni POP ART

Aliran Seni Pop Art merupakan gerakan seni rupa yang pokok pada tahun 1960-an. Gaya ini menunjukkan sikap menjauhi abstraksi menuju objek-objek yang dapat dikenali. Sebelumnya, terjadi perkembangan seni rupa yang menghantarkan kehadiran Pop Art, dengan menentang supremasi Abstrak Ekspresionisme.

Tokoh dan Contoh Karya Aliran Seni POP ART

Pre-Pop

Selama pertengahan tahun 1950-an, terjadi perkembangan seni rupa yang dipengaruhi oleh semangat gerakan Dada dan upaya untuk lebih menyatukan seni rupa dengan kehidupan. Dalam hal ini, komponis John Cage, yang membuat komposisi musik dari suara kebisingan kota, memberikan pengaruh yang penting. Gerakan ini kadang-kadang disebut Neo-Dada.

Robert Rauschenberg (1925-)

Robert Rauschenberg mengembangkan seni lukis kombinasi (combine-painting), yang menggunakan kolase dan benda-benda bekas (seperti dalam karya Duchamp) yang dikaitkan dengan kehidupan urban sehari-hari. Ia mengkombinasikan potongan-potongan asemblage dengan goresan kuas Abstrak Ekspresionisme.

Canyon (1959) dan Bed (1955) merupakan contoh karya seni lukis kombinasi Rauschenberg. Dalam Bed, Rauschenberg memercikkan cat pada selimut dan bantal dengan cara Abstrak Ekspresionisme. Dalam Canyon, burung rajawali yang diawetkan muncul dari latar belakang kolase yang menyerang mata dengan berbagai macam gambar yang terkait dengan kehidupan moderen.

Jasper Johns (1930-)

Pada pertengahan tahun 1950-an, Jasper Johns (1930) juga dipengaruhi oleh gagasan Cage mengenai penyatuan seni rupa dan kehidupan. Johns juga berkarya dengan seni lukis kombinasi dan memberikan inspirasi bagi Pop Art dalam pemilihan symbol-simbol budaya popular Amerika.

Di antara karya Johns berupa serial lukisan yang menggunakan unsur sasaran, Three Flags (1958) dan Target with Plaster Casts (1955), yang dikerjakan dengan bahan encaustic dengan tekstur tebal. Dalam lukisannya, Johns sering memasukkan unsur benda tiga dimensional.

Seni Rupa Pop di Inggris

Pada akhir tahun 1950-an, beberapa seniman dan kritikus seni rupa di London terlibat dalam diskusi tentang budaya popular kontemporer. Beberapa di antaranya bahkan membuat karya yang memberikan inspirasi bagi Pop Art di Amerika Serikat. Oleh karena itu, menjadi perdebatan apakah sebenarnya seni rupa Pop ditemukan di Inggris.

Richard Hamilton (1922-)

Seniman Inggris Richard Hamilto merupakan tokoh yang penting dalam kelompok seniman London yang tertarik dengan budaya populer Amerika. Salah satu karyanya kadang-kadang dianggap sebagai pemicu gerakan Pop. Karya kolase Hamilton yang berjudul Just What Is It That Makes Today’s Home So Different, So Appealing? (1956), dianggap banyak berisi unsur-unsur Pop Art yang muncul kemudian di Amerika Serikat. Kolase ini mengandung unsur-unsur seperti label dagang, logo produk, dan bagian yang ditonjolkan dalam buku komik. Bahkan kata pop muncul dalam karya ini.

Pop Art di Amerika Serikat

Perkembangan Pop Art yang nyata terjadi di Amerika Serikat pada awal tahun 1960-an. Para seniman Pop memusatkan perhatian pada media massa dan gambar-gambar yang banal (sangat biasa) dari dunia periklanan. Mereka sering kali menggunakan teknik-teknik dalam pembuatan iklan. Beberapa seniman Pop memulai kariernya sebagai pelukis iklan atau pelukis billboard.

Andy Warhol (1925—1987)

Andy Warhol merupakan seniman Pop yang paling terkenal. Ia memulai kariernya sebagai seniman iklan, kemudian beralih ke seni rupa murni. Ia menggunakan budaya populer dan dunia periklanan sebagai sumber tema karyanya. Gambar objek-objek yang dapat ditemukan dalam kehidupan sehari-hari, tetapi jarang mendapat perhatian oleh masyarakat, diangkat secara serius sebagai karya seni rupa yang penting.

Warhol sering menggambarkan deretan produk komersial, misalnya kaleng sop Campbell dan botol coke dalam lukisannya, misalnya dalam Campbell’s Soup dan Coke Bottles. Ia membuat gambar-gambar dengan proses mekanik dalam periklanan, misalnya photographic screen printing. Oleh karena itu, karyanya tampak impersonal (tidak mempribadi), berlawanan dengan lukisan Abstrak Ekspressionisme yang menggunakan kuas.

Roy Lichtenstein (1923-)

Roy Lichtenstein mendasarkan karyanya pada buku komik Whaam (1963) . Lichtenstein mengambil frame gambar yang kecil dengan pola titik-titik warnanya, kemudian membesarkannya menjadi gambar yang monumental. Ia juga berusaha mentransformasikan gambar komik menjadi karya seni rupa yang lebih berharga, dengan mengubah dan mengembangkan komposisinya. Lichtenstein juga menerapkan proses mekanik dalam seni periklanan.

Tom Wesselman (1931-)

Tom Wesselman adalah juga seniman yang berkarya dalam gaya Pop Art yang dingin. Seperti Warhol dan Lichtenstein, ia juga berusaha menyembunyikan teknik manualnya dalam peros melukis. Salah satu karyanya yang terkenal berupa karya serial yang disebut Wesselmann sebagai The Great American Nude. Dalam karya ini figur-figur wanita telanjang tanpa wajah digambarkan dalam bentuk datar dan impersonal.

George Segal (1924-)

George Segal tidak menggunakan teknik yang impersonal seperti Warhol atau pun Lichtenstein. Sebaliknya, ia menampilkan bentuk Pop Art yang mempribadi (personalized). Karyanya Times Square (1970) berupa patung manusia yang dicetak dengan model hidup dari bahan plaster dengan permukaan yang kasar, yang dipajang dalam lingkungan yang nyata. Dalam lingkungan nyata ini sering dimasukkan unsur-unsur benda bekas.

Marisol Escobar (1930-)

Marisol Escobar adalah seniman asal Venezuela yang menciptkan karya mixed-media Ruth (1962), yang menggabungkan patung, lukisan, dan benda bekas (found object) dalam lingkungan Pop yang berpusat pada figur manusia. Marisol mengkonstruksi figur-figur abstrak seperti dalan gaya Kubisme, misalya bagian badan atau kepalanya dipahat atau digambar.

Edward Kienholz (1927-)

Edward Kienholz, seniman yang berasal dari West Coast, juga berkarya dengan menyusun lingkungan, menggunakan figur-figur patung dan benda-benda nyata. Karya Kienholz The Bithday (1968) sering digubungkan dengan tema-tema brutal and mengerikan, misalnya situasi di rumah sakit jiwa. Karya Kienholz berbeda dengan karya Pop Art lainnya yang pada umumnya bersifat banal.

Artikel Utama : Sejarah Desain Modern Serta Aliran Seni Rupa Abad Ke-18 dan Ke-19

Terima kasih telah membaca Aliran Seni POP ART, Tokoh-Tokoh dan Contoh Karyanya.
Semoga bermanfaat.

Muat Artikel Oleh Firnandus
Muat Artikel Mengenai Desain

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Periksa Juga

Pengertian Desain Produk, Sejarah dan Asosiasinya Di Indonesia

Pengertian Desain Produk, Sejarah dan Asosiasinya Di Indonesia – Sebenarnya dari awa…